bali.jpnn.com, TERNATE - Suasana internal Malut United memanas!
Kekalahan menyakitkan dari Dewa United di kandang sendiri, Stadion Kie Raha, Minggu (12/4) malam lalu menyisakan amarah bagi sang juru taktik, Hendri Susilo.
Posisi Laskar Kie Raha kini berada di ujung tanduk dalam persaingan kasta tertinggi Super League 2025-2026.
Hendri Susilo terang-terangan meluapkan kekecewaannya.
Ia menilai David da Silva dan kolega tampil tidak disiplin, terutama di sektor pertahanan yang membiarkan tim lawan mencuri poin dengan mudah.
"Sebenarnya banyak peluang yang kami ciptakan, tetapi kami gagal memaksimalkannya.
Di sisi lain, tim lawan hanya punya sedikit peluang, tetapi langsung gol karena ketidakdisiplinan lini pertahanan kami," ujar Hendri Susilo dilansir dari laman Malut United.
Menghadapi sisa kompetisi yang makin krusial, Hendri Susilo memastikan tidak ada lagi tempat bagi pemain yang bermain "setengah hati".

















































