Jerman Tolak Wacana Penerapan Tarif Kapal di Selat Hormuz

2 hours ago 12

Jerman Tolak Wacana Penerapan Tarif Kapal di Selat Hormuz

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. Foto: ANTARA/Anadolu/py

jpnn.com - MOSKOW - Jerman menolak wacana penerapan tarif kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan gagasan mengenakan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz tidak dapat diterima. Dia menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di jalur tersebut.

“Tidak dapat diterima jika jalur laut seperti Selat Hormuz dikendalikan oleh negara tertentu dan dikenakan tarif. Hal ini tidak dapat diterima, dan kami akan menegaskan pemulihan penuh kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” kata Wadephul dalam konferensi pers di Berlin, Rabu (15/4).

Dia menambahkan bahwa memastikan kebebasan transit di Selat Hormuz tidak hanya menjadi kepentingan negara-negara Teluk Persia, dan Asia di sekitarnya, tetapi juga seluruh komunitas internasional.

Wadephul juga mengumumkan bahwa Kanselir Jerman Friedrich Merz akan melakukan perjalanan ke Prancis pada Jumat untuk menghadiri konferensi mengenai keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Pada Senin (13/4), Angkatan Laut Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz, yang mencakup sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan LNG dunia.

Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran tetap dapat melintasi Selat Hormuz selama tidak membayar biaya kepada Teheran.

Pihak berwenang Iran belum mengumumkan penerapan pungutan tersebut, namun telah membahas rencana ke arah itu. (antara/jpnn)

Jerman tegas menolak wacana penerapan tarif terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |