Ibas Ajak Organisasi Mahasiswa Perkuat Persatuan, Harmoni & Pengabdian untuk Negeri

1 hour ago 15

Ibas Ajak Organisasi Mahasiswa Perkuat Persatuan, Harmoni & Pengabdian untuk Negeri

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan organisasi bukan sekadar ruang diskusi, melainkan ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan organisasi bukan sekadar ruang diskusi, melainkan ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda.

Indonesia tidak boleh ikut terpecah oleh perbedaan. 

Hal itu diungkapkan Ibas saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam kegiatan “Diskusi Kebangsaan Lintas Organisasi Mahasiswa” yang mengangkat tema “Merajut Kebangsaan, Menguatkan Indonesia: Pergerakan, Harmoni, dan Pengabdian untuk Negeri” di Gedung MPR RI, Jakarta pada Minggu (25/5).

“Kita harus menjadi bangsa yang kuat bukan karena seragam, tetapi karena mampu merawat keberagaman,” ujar Ibas.

Ibas menilai tantangan global saat ini makin kompleks, mulai dari konflik geopolitik, ketimpangan ekonomi, krisis pangan dan energi, hingga ancaman polarisasi sosial akibat informasi yang tidak terkendali. 

Karena itu, mahasiswa dan pemuda diharapkan tetap menjadi kekuatan moral bangsa yang kritis, solutif, dan berorientasi pada pengabdian.

Mengutip pesan Tan Malaka bahwa “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh pemuda”, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan bahwa idealisme generasi muda merupakan bahan bakar perubahan dan penentu arah masa depan bangsa.

Menurutnya, sejarah bangsa selalu mencatat keterlibatan mahasiswa dan pemuda dalam setiap momentum penting perjalanan Indonesia, mulai dari Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, hingga Reformasi 1998.

Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan organisasi bukan sekadar ruang diskusi, melainkan ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan Indonesia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |