jpnn.com, PALEMBANG - Kepolisian Sektor Kota Besar (Polrestabes) Palembang akan menambah personel di kawasan Macan Lindungan Palembang.
Penambahan personel ini dilakukan imbas dari aksi premanisme di kawasan tersebut yang menyebabkan sopir truk bernama Khodirin Nazali (44) tewas bersimbah darah setelah ditusuk pemalak.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono membenarkan penambahan personel di wilayah tersebut.
"Benar, kami akan menambah personil di kawasan tersebut yang rawan aksi pemalakan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ungkap Harryo, Jumat (28/11/2025).
Hingga saat ini kata Harryo, 2 dari 4 pelaku sudah ditangkap. Sementara dua pelaku lainnya masih berstatus buron.
"Dua pelaku sudah ditangkap dan 2 pelaku yang masih buron masih diburu," kata Harryo.
Sebelumnya lanjut Harryo, petugas sudah berjaga di kawasan tersebut.
"Di kawasan Macan Lindungan ada pos dan saat kejadian tidak terlihat dari pos. Hal ini dikarenakan para pelaku memanfaatkan kemacetan ketika kendaraan berhenti atau melambat pelaku mulai melancarkan aksinya," jelas Harryo.






















































