Iran Mewajibkan Pembayaran 'Tol Bitcoin', Indodax Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global

5 hours ago 20

Iran Mewajibkan Pembayaran 'Tol Bitcoin', Indodax Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi bitcoin. Foto: Philippe Lopez/AFP

jpnn.com, JAKARTA - Dinamika geopolitik tidak hanya memicu likuidasi posisi short senilai ratusan juta dolar, tetapi juga mengukuhkan fungsi kripto sebagai alat strategis dalam ekonomi modern.

Iran merespons dengan kebijakan tak terduga, yakni mewajibkan pembayaran ‘Tol Bitcoin’ bagi seluruh kapal tanker yang melintasi jalur tersebut.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma menyatakan lonjakan harga Bitcoin dan aset kripto lain mencerminkan semakin kuatnya posisi aset kripto dalam merespons tekanan global.

Di mana harga Bitcoin mencatatkan lonjakan 6% hingga mendekati level USD75.000 pada Senin (13/4), menyusul fenomena short squeeze masif yang dipicu oleh blokade Selat Hormuz oleh Amerika Serikat.

“Kenaikan harga Bitcoin di tengah kombinasi faktor geopolitik, inflasi, dan dinamika pasar menunjukkan bahwa kripto semakin dipandang sebagai alternatif lindung nilai. Fenomena seperti penggunaan Bitcoin dalam aktivitas ekonomi lintas negara menjadi sinyal bahwa adopsi kripto terus berkembang, tidak hanya di level ritel tetapi juga dalam konteks global yang lebih luas,” ujar Antony.

Langkah Iran mengenakan tarif setara USD1 per barel dalam bentuk Bitcoin menciptakan permintaan organik yang masif secara instan.

Sistem pembayaran berbasis blockchain ini digunakan Iran untuk memastikan transaksi tetap berjalan dan strategi untuk menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan sistem keuangan di luar jangkauan Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, inflasi (CPI) Amerika Serikat yang naik ke 3,3% pada Jumat (10/4) menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tren 1–2 tahun terakhir yang rata-rata berada di kisaran 2,4%–3%.

Sistem pembayaran berbasis blockchain ini digunakan Iran untuk memastikan transaksi tetap berjalan dan strategi untuk menghindari sanksi internasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |