jpnn.com, PAMEKASAN - Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG bersubsidi tabung gas 3 kilogram di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dalam kondisi aman dan tersedia.
Kepastian ini didapat setelah dilakukan pemantauan bersama pemerintah daerah di sejumlah pangkalan resmi pada Rabu (15/4/2026).
Area Manager Communication, Relations, dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan pengawasan bertujuan untuk menjamin distribusi tepat sasaran hingga ke tangan konsumen akhir.
"Peran Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dalam hal ini untuk memastikan ketersediaan supply hingga jalur distribusi paling akhir yakni pangkalan resmi," kata Ahad dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Rabu.
Dalam pemantauan tersebut, sambung dia, Pertamina juga akan memastikan sekaligus melakukan pembinaan, apabila ada lembaga penyalur yang tidak taat regulasi penyaluran yang ditetapkan pemerintah.
"Di antaranya menjual LPG bersubsidi tabung 3 kilogram di atas HET, menjual dalam jumlah tidak wajar ke satu pihak, tidak meminta data NIK pada saat bertransaksi," katanya.
Pemantauan bersama antara Pertamina dan Pemkab Pamekasan ini dilakukan ke sejumlah pangkalan di beberapa kecamatan di Pamekasan setelah adanya kelangkaan LPG 3 kilogram dalam tiga pekan terakhir.
Menurut Ahad, selama pemantauan dilakukan, tidak ditemukan adanya pangkalan yang menjual LPG tabung 3 kilogram di atas HET. Penyaluran juga telah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.




















































