jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jawa Timur (ISKI Jatim) merekomendasikan hari Rabu sebagai waktu paling ideal untuk penerapan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Rekomendasi tersebut berdasarkan hasil riset digital yang menunjukkan mayoritas masyarakat menolak hari Jumat karena berpotensi memicu libur panjang terselubung.
Ketua ISKI Jatim Suko Widodo mengatakan pihaknya telah mengukur respons publik melalui sistem digital.
“Pilihan hari Rabu kami tanyakan kepada netizen dan dominan menghendaki hari itu sebagai pilihan tepat bagi ASN untuk WFH,” ujar Suko, Sabtu (4/4).
Menurut dia, media sosial kini menjadi instrumen penting untuk mengukur akuntabilitas kinerja aparatur secara terbuka.
Dia menilai penetapan WFH di tengah pekan dapat menghindari persepsi negatif terkait kedisiplinan pegawai.
“Kalau di hari Jumat, pasti akan dimanfaatkan long weekend dan itu berbahaya. Orang menjari malas,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Laboratorium Integrated Digital Research FISIP UPN Veteran Jatim Irwan Dwi Arianto mengungkapkan analisis terhadap 7.738 komentar netizen menunjukkan kekhawatiran terhadap penyalahgunaan waktu.

















































