jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (BPBD Jatim) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan pada tahap awal, OMC dilakukan menggunakan pesawat PK-SCJ dengan menyasar wilayah timur dan selatan Jawa Timur.
Daerah yang menjadi sasaran antara lain Situbondo, Jember, Banyuwangi, Tuban, hingga Mojokerto.
"Pada hari pertama ini, kegiatan OMC dilakukan sebanyak tiga sortie dengan total bahan semai yang disebar sebanyak 2.800 kilogram CaO, dengan total jam terbang selama 5 jam 20 menit," kata Gatot, Selasa (17/3).
Dia menjelaskan penyemaian awan pada penerbangan pertama dilakukan di wilayah Situbondo dan utara Banyuwangi.
Adapun sortie kedua menyasar wilayah Tuban, dan sortie ketiga dilakukan di Mojokerto.
Menurut Gatot, pelaksanaan OMC merupakan tindak lanjut instruksi gubernur untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi selama periode Lebaran.
"Sebagaimana instruksi gubernur, OMC ini kita lakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi selama masa Lebaran," ujarnya.

















































