jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 kembali meramaikan dunia layang-layang yang diselenggarakan di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul pada Sabtu (11/6).
Festival layang-layang dunia yang ke-11 ini diselenggarakan pada 11-12 Juli 2026.
JIKF tahun ini diikuti 32 klub layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi dari 17 negara.
Sejumlah negara yang ikut berpartisipasi dalam JIKF, yaitu Amerika Serikat, India, Vietnam, Tiongkok, Lithuania, Brasil, Haiti, Lebanon, Jerman, Tunisia dan Malaysia.
Ketua Panitia JIKF 2026 Anang Sarijiyanto mengatakan bahwa layang-layang mampu menyatukan berbagai bangsa dalam semangat persahabatan.
"Kami ingin menjadikan JIKF bukan hanya sebagai festival, tetapi juga media pendidikan karakter, pelestarian budaya, penguatan nilai keluarga, sekaligus ruang lahirnya generasi muda yang kreatif, berbudaya dan inovatif," ujar Anang (11/7).
Festival ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Imam Prasadiadi mengatakan JIKF menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya, warna, bentuk, dan imajinasi yang bergerak mengikuti arah angin.



















































