jabar.jpnn.com, DEPOK - Seorang balita perempuan berinisial M (4 tahun 7 bulan) diduga menjadi korban penganiayaan berat yang dilakukan ayah tirinya di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
Korban kini berada dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bogor.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, mengungkapkan bahwa kondisi korban sangat memprihatinkan akibat luka-luka serius yang dialaminya.
“Korban atas nama M, umur 4 tahun 7 bulan. Kondisinya sangat memprihatinkan dan sekarang masih dirawat di RSUD Bogor. Sampai saat ini kondisi korban masih kritis,” ujarnya pada Kamis (4/12).
Made menjelaskan bahwa tindakan penganiayaan tersebut dilakukan oleh ayah tiri korban dan bukan terjadi sekali, melainkan berulang kali.
Berdasarkan pemeriksaan, pelaku diduga melakukan kekerasan karena merasa kesal terhadap korban.
“Motif yang dilakukan tersangka ataupun ayah tiri korban karena kesal. Namanya anak, kadang susah diatur atau rewel, akhirnya tidak menuruti keinginan tersangka,” jelasnya.
“Sehingga tersangka beberapa kali melakukan tindakan kekerasan kepada korban sampai korban mengalami kondisi yang sangat-sangat memprihatinkan,” tambahnya.















































