Ketika Toga Menjadi Cerita Keluarga: Ibu dan Anak Wisuda Bersama di Unesa

2 weeks ago 27

Kamis, 12 Februari 2026 – 11:36 WIB

 Ibu dan Anak Wisuda Bersama di Unesa - JPNN.com Jatim

Kisah ibu dan anak wisuda bersama di Universitas Negeri Surabaya. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Deretan toga hitam memenuhi Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (11/2). Di tengah hiruk-pikuk ucapan selamat dan kilatan kamera, ada satu momen yang terasa lebih hangat dari biasanya.

Seorang ibu dan anak melangkah berdampingan, sama-sama mengenakan toga, sama-sama menorehkan sejarah kecil dalam keluarga mereka.

Sri Wahyuningsih tak kuasa menyembunyikan senyum harunya. Guru SMPN 1 Kasiman, Bojonegoro itu akhirnya menuntaskan pendidikan magister Manajemen Pendidikan dengan IPK 3,97.

Di usia dan kesibukan yang tak lagi muda, dia membuktikan belajar tak pernah mengenal kata terlambat. Lebih istimewa lagi, dia tidak berdiri sendiri.

Di hari yang sama, putri tercintanya Sahda Atthiyah Tsaqif Qonita juga diwisuda dari Program Studi S1 Ilmu Hukum.

“Alhamdulillah sungguh luar biasa, saya tidak mimpi. Tekad anak saya luar biasa pengennya wisuda bersama, padahal jadwalnya berbeda,” ujar Sri.

Keinginan untuk wisuda bersama semula hanya doa yang dia simpan diam-diam. Jadwal kelulusan keduanya sebenarnya berbeda, namun tekad sang anak membuat momen itu menjadi nyata.

Perjalanan Sri meraih gelar magister bukan perkara mudah. Foa harus membagi waktu antara mengajar lintas kabupaten, menjalankan tugas sebagai wakil kepala sekolah, dan mengikuti perkuliahan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang ia tuntaskan dalam setahun. Lelah kerap datang, namun semangat tak pernah padam.

Cerita ibu dan anak asal Bojonegoro yang menjalani prosesi wisuda bersama di Unesa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |