jpnn.com, JAKARTA - Bonnie Triyana menyebut anggaran pendidikan di APBN seharusnya bisa dipakai untuk kesejahteraan guru dan dosen, ketimbang digunakan buat program baru seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal demikian dikatakan Anggota Komisi X DPR RI fraksi PDI Perjuangan itu dalam konferensi pers di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (25/2).
Dia mengungkap angggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sekitar Rp 223 triliun berasal dari dana pendidikan sebesar Rp769 triliun.
Total anggaran pendidikan Rp769 triliun menjadi mandatory spending 20 persen dari APBN seperti tertuang dalam UUD 1945.
Bonnie mengatakan pengambilan dana MBG dari alokasi pendidikan perlu dicermati secara serius, terutama terkait rasa keadilan.
"Benar bahwa dana MBG ini mengambil dari alokasi dana pendidikan. Namun, harus dicermati dan digarisbawahi, pemberitaan yang juga sempat viral di beberapa media sosial mengenai rasa keadilan dalam praktik pengelolaan makan bergizi gratis ini,” ujarnya.
Legislator Dapil I Banten itu kemudian menyinggung polemik pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bakal menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Menurutnya, kebijakan terhadap pegawai SPPG mencederai rasa keadilan ketika banyak guru yang telah mengabdi puluhan tahun belum diangkat sebagai P3K.




















































