jpnn.com - Presidium Exponen 08 menyoroti munculnya potongan video pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di hadapan Presiden ke-7 R Joko Widodo (Jokowi) yang viral tentang persiapan politik menghadapi Pemilu 2029.
Video itu muncul di tengah Presiden Prabowo Subianto dan jajaran sedang sibuk mengurus berbagai bencana yang melanda Tanah Air, baik dampak gempa NTT hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan.
Dalam video yang memicu gelombang spekulasi politik itu, Budi Arie blak-blakan bicara insting politiknya mengenai kemungkinan pergantian presiden atau percepatan pemilihan umum sebelum masa jabatan pemimpin nasional berakhir 2029.
Ketua Presidium Exponen 08 M. Damar menilai pernyataan eks menteri pecatan Presiden Prabowo dari kabinet itu nirempati di tengah bencana yang melanda berbagai daerah.
"Pemerintah sedang berjuang di tengah bencana kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra, serta gempa bumi di NTT. Ini justru ada pihak tokoh negara yang justru berbicara politik dan kekuasaan. Ini jelas tidak menunjukan rasa empati sedikitpun," kata Damar, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Dia menyebut saat ini Presiden Prabowo sedang berjuang keras memulihkan kondisi di berbagai daerah yang dilanda bencana. Seharusnya, semua elemen bangsa bersatu mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan bencana tersebut.
"Kita seharusnya membantu pemerintah dalam situasi bencana seperti ini. Tidak tepat membicarakan soal pemilu sekarang," ucapnya.
Damar menilai video viral tersebut juga berpotensi membuat hubungan sejumlah tokoh nasional merenggang, sehingga membuat jarak relasi politik di antara pendukung pemerintahan Prabowo Subianto.






















































