jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum LOGIS 08 Anshar Ilo menilai penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta membaiknya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi indikator bahwa kepercayaan pelaku pasar dan investor terhadap Indonesia masih terjaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Anshar, berbagai dinamika ekonomi global yang terjadi saat ini tidak mengurangi keyakinan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Justru, menguatnya rupiah dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya respons positif pasar terhadap langkah-langkah pemerintah dan otoritas ekonomi dalam menjaga stabilitas nasional.
Investor asing juga kembali menunjukkan minat terhadap instrumen keuangan Indonesia setelah sejumlah kebijakan stabilisasi diterapkan.
"Penguatan rupiah dan rebound IHSG merupakan cerminan bahwa ekonomi Indonesia tetap memiliki fondasi yang kuat. Ini menunjukkan investor masih percaya kepada Indonesia dan optimistis terhadap arah pembangunan ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo," ujar Anshar dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Mantan Waketum DPP KNPI ini menambahkan, kepercayaan pasar tidak lahir begitu saja, melainkan karena adanya keyakinan bahwa pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melanjutkan agenda pembangunan nasional.
Dalam beberapa pekan terakhir, pasar juga merespons positif berbagai kebijakan yang dinilai mampu memperkuat stabilitas makroekonomi.
Selain itu, Anshar menegaskan bahwa Presiden Prabowo bukanlah sosok yang anti kritik.






















































