jabar.jpnn.com, KOTA CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menjadikan Kirab Budaya Pangeran Pulasaren sebagai salah satu agenda wisata unggulan daerah yang bertujuan mengangkat potensi seni, budaya, dan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun kepada generasi berikutnya.
“Kirab budaya tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai tradisi, kesenian, dan kreativitas yang diwariskan secara turun-temurun,” kata Edo di Cirebon, Selasa (16/6).
Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Kirab Budaya Pangeran Pulasaren yang berlangsung di Kecamatan Pekalipan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
"Kegiatan hari ini menjadi momentum yang baik bagi generasi selanjutnya untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah," ujarnya.
Edo menuturkan pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan memberikan ruang yang memadai bagi generasi muda untuk berinteraksi, berkarya, dan menampilkan kemampuan mereka di bidang seni dan budaya.
Selain sebagai sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menjadi magnet wisata yang menarik kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon.



















































