Kisah Japra dan Ayam-Ayam Kesayangan Mudik Bersama dari Depok ke Brebes

5 hours ago 10

Rabu, 18 Maret 2026 – 16:40 WIB

Kisah Japra dan Ayam-Ayam Kesayangan Mudik Bersama dari Depok ke Brebes - JPNN.com Jabar

Pemudik membawa ayam saat melintas di Jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman.

jabar.jpnn.com, CIREBON - Arus mudik di jalur Pantura Cirebon selalu menghadirkan cerita-cerita kecil yang tak terduga. Di antara deru kendaraan yang tak putus dan wajah-wajah lelah para pemudik, terselip kisah-kisah sederhana.

Siang itu, lalu lintas di ruas arteri Kota Cirebon tampak padat merayap. Sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk saling berbagi ruang di bawah terik matahari. Klakson bersahutan, sementara angin jalanan membawa debu dan aroma perjalanan.

Di tengah keramaian itu, perhatian sejumlah pengendara sempat teralih pada satu sepeda motor yang melaju lebih pelan dari yang lain.

Di atas motor tersebut, seorang pria tampak berhati-hati menjaga keseimbangan. Di belakangnya, sebuah kardus besar diikat kuat. Kardus itu bukan sembarang kotak, terdapat lubang-lubang kecil, dan dari sanalah sesekali muncul kepala ayam yang mengintip ke luar.

Pemandangan itu cukup mengundang senyum sekaligus rasa penasaran.

Pria tersebut adalah Japra, pemudik asal Depok yang tengah menempuh perjalanan pulang ke kampung halamannya di Brebes. Berbeda dari kebanyakan pemudik yang membawa oleh-oleh khas kota, Japra justru membawa delapan ekor ayam aduan kesayangannya.

“Ya, karena di sananya enggak ada yang mengurusi,” ujarnya singkat dikutip Rabu (18/3/2026).

Baginya, ayam-ayam itu bukan sekadar hewan peliharaan. Ada nilai, kebiasaan, dan mungkin juga ikatan emosional yang membuatnya tak tega meninggalkan mereka di perantauan.

Saat pemudik lain membawa oleh-oleh, Japra justru membawa delapan ayam aduan di atas motornya, menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |