jateng.jpnn.com, MAGELANG - Komisi IX DPR RI menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan dan evaluasi di lapangan.
Hal itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina saat menghadiri Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Balai Desa Sidomulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/3).
Dalam sambutannya, Vita menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak dan seimbang sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
“Program MBG bukan sekadar program makan bersama, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini berperan besar dalam membentuk kualitas fisik, kecerdasan, hingga karakter anak. Karena itu, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini harus dikawal bersama agar benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata.
Vita bahkan menyatakan kesiapannya untuk membentuk tim khusus guna menampung aduan dan masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG.
“Kami semua harus mengawal program ini bersama-sama. Jika ada kendala atau temuan, silakan sampaikan. Ini demi perbaikan dan keberlanjutan program agar benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya di hadapan peserta sosialisasi.
Di akhir kegiatan, dia berharap masyarakat semakin memahami tujuan dan mekanisme Program MBG serta terdorong berpartisipasi aktif dalam pengawasannya.

















































