jatim.jpnn.com, PONOROGO - AF (20) pemuda yang menjadi korban ledakan petasan di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama 4 hari di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, Kamis (5/3).
AF diketahui mengalami luka bakar sebesar 36 persen akibat kejadian tersebut. Dengan demikian, korban meninggal dunia menjadi dua orang.
Humas RSUD dr Harjono Ponorogo Sugiyanto mengungkapkan selain luka bakar, kondisi yang memperburuk keadaan korban karena gangguan saluran pernafasan.
"Meninggal dunia pukul 05.40 WIB,” ungkap Sugiyanto, Kamis ( 5/3).
Sugiyanto menjelaskan tim medis telah melakukan penanganan terbaik. Korban datang langsung dibersihkan lukanya setelah itu dirawat intensif di ICU.
"Korban memang membutuhkan perawatan yang intensif karena ada gangguan pernafasan.Di ICU pun selama 4 hari ini pasien menggunakan alat bantu nafas,” katanya.
Sugiyanto menjelaskan korban mengalami luka sekitar leher sehingga pembuluh darah, dan jalan nafas terganggu.
“Dokter dan teman-teman perawat sudah melakukan yang terbaik untuk pasien kondisi sangat beresiko," katanya.

















































