Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur 7 Orang

2 days ago 3

Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur 7 Orang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kanan) bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Booby Rasyidin (kedua kanan) menyampaikan keterangan pers terkait kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) dini hari. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/sgd

jpnn.com - JAKARTA - Jumlah korban akibat kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) bertambah.

Menurut Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi tujuh orang pada Selasa (28/4), pukul 06.30 WIB.

Selain korban meninggal, kata Bobby, puluhan penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Masih ada tiga orang yang terperangkap di dalam kereta.

“Meninggal dunia itu tujuh orang, luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang, dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar tiga orang yang terperangkap di dalam kereta,” kata Bobby dalam keterangannya dikutip melalui tayangan video yang diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet di Jakarta, Selasa (28/4) pagi.

Dia menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama karena dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menjaga keselamatan korban. “Evakuasi ini cukup lama selama 8 jam dan kami laksanakan hati-hati sekali,” ujarnya.

Bobby menambahkan seluruh rangkaian kereta Argo Bromo Anggrek yang terdiri atas 12 gerbong telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi.

“Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan. Jadi, semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan evakuasi ke Stasiun Bekasi,” katanya.

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Bekasi Timur menjadi tujuh orang. Puluhan korban lain mengalami luka-luka.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |