Koster: Nyepi dan Idulfitri Bersamaan Jadi Penanda Bali Sangat Kondusif

3 hours ago 13

Rabu, 18 Maret 2026 – 22:33 WIB

 Nyepi dan Idulfitri Bersamaan Jadi Penanda Bali Sangat Kondusif  - JPNN.com Bali

Gubernur Wayan Koster menggelar ramah tamah dalam rangka menyambut hadirnya Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar. Foto: Humas Pemprov Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster menggelar ramah tamah dalam rangka menyambut hadirnya Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar.

Acara ini guna mempererat hubungan Silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Pemprov Bali dengan Unsur Forkopimda, FKUB, Majelis dan Lembaga Keagamaan serta Organisasi Masyarakat.

Koster dalam pengantarnya mengaku mengikuti dan paham betul berbagai dinamika dalam menyambut Hari Raya Suci Nyepi dan Idulfitri.

"Umat Muslim tahun ini mungkin ada yang merayakan Idulfitri tanggal 20, mungkin juga tanggal 21 sesuai perkiraan yang tertera pada tanggal merah kalender tahunan.

Namun, kami tunggu hasil keputusan sidangnya dahulu.

Kebetulan Hari Raya Nyepi jatuhnya tanggal 19.

Jika ada yang merayakan Idulfitri tanggal 20, jadi ya malam takbiran berbarengan dengan Nyepi,” ujar Koster.

“Dalam pelaksanaan takbiran, umat muslim ada yang melaksanakan di masjid, ada yang tidak melaksanakan, maupun ada yang melaksanakan di rumah masing - masing," kata Koster.

Koster dalam pengantarnya mengaku mengikuti dan paham betul berbagai dinamika dalam menyambut Hari Raya Suci Nyepi dan Idulfitri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |