jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta memastikan kesiapan ratusan titik lokasi untuk pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H. Salat Id direncanakan akan digelar di 205 lokasi, baik di masjid atau di lapangan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi mengatakan bahwa jadwal pelaksanaan salat di ratusan titik tersebut terbagi dalam dua acuan waktu yang berbeda.
Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas lokasi akan menyelenggarakan salat Id lebih awal karena merujuk pada ketetapan organisasi kemasyarakatan tertentu
Ada 153 lokasi yang akan menggelar salat Id pada Jumat (20/3), mengikuti keputusan PP Muhammadiyah.
"Dilaksanakan Jumat atau mengikuti apa yang menjadi keputusan dari Muhammadiyah," ujar Shidqi pada Selasa (17/3).
Sedangkan sisanya, 52 lokasi, masih menunggu hasil resmi dari sidang isbat Kementerian Agama RI.
Terkait penetapan Idulfitri secara nasional, Shidqi menegaskan bahwa masyarakat yang mengikuti keputusan pemerintah masih harus menunggu pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.
Pemerintah RI melalui Kementerian Agama tetap konsisten menggunakan penggabungan dua metode dalam menentukan awal bulan Hijriah, yaitu metode hisab atau perhitungan astronomis posisi bulan dan metode rukyat dengan pengamatan langsung hilal di berbagai titik pantau di seluruh Indonesia.

















































