jabar.jpnn.com, SUMEDANG - Kepala Staf Kepresidenan(KSP), Jenderal Dudung Abdurachman, memastikan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel) tetap dilanjutkan dengan evaluasi.
Latsarmil Kopdes menjadi sorotan publik karena memakan korban jiwa.
Sebanyak lima orang calon manager Kopdes meninggal dunia dalam kurun waktu dua minggu.
Korban meninggal saat menjalani pelatihan di satuan pendidikan daerah masing-masing.
Dudung mengatakan pascainsiden kematian peserta Latsarmil, pemerintah melakukan evaluasi.
Evaluasi yang dimaksud salah satunya ialah latihan fisik yang bebannya dikurangi semaksimal mungkin.
"Evaluasi sudah berlangsung. Nah, ini sudah mulai dievaluasi, sudah berlangsung. Sehingga kegiatan-kegiatan fisik ini sudah ditiadakan, dikurangi semaksimal mungkin dan dititikberatkan kepada bagaimana manajemen perkoperasian," kata Dudung saat ditemui seusai takziah ke kediaman almarhum Rifki Renaldi, peserta Latsarmil Kopdes yang meninggal, di Kabupaten Sumedang, dikutip Rabu (1/7/2026).
Selain itu, durasi pendidikan dasar di satuan pun akan dipangkas menjadi 45 hari.


















































