bali.jpnn.com, DENPASAR - Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota (AMP KK) kembali turun ke jalan, Rabu (1/7).
Para mahasiswa Papua itu tak bergerak sendiri, tetapi tergabung dalam berbagai elemen, termasuk IMMAPA Bali, LBHI Bali, serta perwakilan BEM Undiknas dan Front Mahasiswa Nasional (FMN).
Mereka turun ke jalan dalam rangka memperingati 55 Tahun Proklamasi West Papua.
Massa aksi yang berjumlah puluhan itu mulai bergerak dengan berjalan kaki (long march) dari Asrama Putra Papua di Jalan Tukad Yeh Aya IX menuju Bundaran Plaza Renon, Denpasar, sekitar pukul 08.35 WITA.
Setibanya di lokasi pada pukul 09.00 WITA, massa langsung menggelar orasi, membentangkan spanduk, hingga menyiarkan kegiatan mereka secara langsung (live) di media sosial.
Dipimpin oleh koordinator lapangan bernama Boas, massa menyuarakan sejumlah tuntutan krusial.
“Tolak proyek strategis nasional (PSN).
Mendesak penghentian PSN di Merauke dan seluruh tanah Papua karena mengancam hak atas tanah adat,” ujar Boas.


















































