jpnn.com, JAKARTA - Hukumonline memperingati usia ke-25 tahun dengan meluncurkan buku Law Meets Tech: The Untold Story of Hukumonline dalam rangkaian acara Legal Clinic Awards 2025 di Jakarta.
Buku tersebut mendokumentasikan perjalanan panjang perusahaan dalam membuka akses hukum, meningkatkan literasi publik, dan memimpin transformasi teknologi hukum di Indonesia.
Buku tersebut menjadi refleksi atas kontribusi Hukumonline sejak berdiri pada era Reformasi 1998, ketika akses terhadap regulasi masih terbatas.
Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai Hukumonline berperan besar dalam membuka akses hukum yang lebih luas.
“Lebih dari sekadar portal berita hukum, Hukumonline telah membuktikan diri sebagai ekosistem hukum digital terdepan di Indonesia,” ujar Yusril, dalam keterangannya, Jumat (28/11).
Yusril menambahkan bahwa inovasi Hukumonline menjembatani kesenjangan antara masyarakat dan dunia hukum, termasuk melalui pembangunan pusat data hukum digital terbesar di Indonesia.
Di bawah kepemimpinan almarhum Ibrahim Sjarief Assegaf, Hukumonline mulai berkembang sejak dipublikasikan pada 14 Juli 2000, dengan produk awal seperti CD-ROM Kepailitan berisi 300 putusan periode 1998–2000.
Selama 25 tahun, Pusat Data Hukumonline berkembang menjadi pusat data hukum digital paling komprehensif di Tanah Air.






















































