jpnn.com, JAKARTA - Linknet Enterprise, unit bisnis korporasi dari PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Saham: LINK) dan Nexusguard resmi berkolaborasi lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Pemimpin global dalam solusi mitigasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS), Nexusguard bakal memperkuat infrastruktur Linknet.
CEO Nexusguard, Andy Ng menyampaikan optimisme atas sinergi strategis tersebut.
Andy menyebut pihaknya akan menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet sebesar 100 Gbps, jaringan yang andal, serta jangkauan operasional yang luas dengan infrastruktur scrubbing global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps.
"Bersama-sama, kami menghadirkan solusi keamanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi sektor enterprise di Indonesia yang berkembang pesat, guna memastikan setiap lapisan infrastruktur digital terlindungi dari ancaman DDoS berskala besar," ucap Andy.
Adapun kolaborasi strategis itu menandai komitmen Linknet dalam mengintegrasikan teknologi mitigasi Distributed Denial of Service (DDoS) berstandar internasional secara langsung ke dalam jaringan inti (backbone) dan portofolio layanan korporasi perusahaan.
Langkah itu merupakan respons proaktif terhadap lanskap ancaman siber yang kian kompleks, sekaligus menjadi pilar utama dalam percepatan ekosistem digital nasional yang aman dan berkelanjutan.
Sebagai unit bisnis korporasi Linknet, Linknet Enterprise memanfaatkan rekam jejak operasional grup yang luas serta portofolio pelanggan prestisius, termasuk institusi pemerintah dan penyedia infrastruktur nasional.




















































