jateng.jpnn.com, YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta memberikan jatah libur Lebaran kepada para pemainnya selama enam hari. Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan skuad berjuluk Laskar Mataram untuk beristirahat sekaligus berkumpul bersama keluarga.
Libur dimulai sejak Selasa (17/3) hingga Minggu (22/3). Keputusan ini diambil di tengah jeda kompetisi BRI Super League musim 2025/26.
Pelatih Jean Paul Van Gastel menegaskan libur panjang bukan berarti pemain bisa lepas kontrol. Dia sudah menyiapkan program latihan matang untuk menyambut laga penting seusai Lebaran.
“Kami terus berlatih beberapa hari lalu dan memberi mereka libur enam hari. Kami punya waktu dua minggu untuk bersiap menghadapi Dewa United FC,” ujar Van Gastel, Rabu (18/3).
Menurut pelatih asal Belanda itu, waktu istirahat tetap penting untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental pemain.
“Saya memberikan libur agar mereka bisa bersama keluarga dan menikmati istirahat. Itu penting. Setelah itu, kami fokus kembali ke persiapan,” lanjutnya.
Namun, ada satu catatan penting yang jadi perhatian Van Gastel, yaitu pola makan selama Lebaran.
Dia menyoroti kebiasaan konsumsi makanan manis yang tinggi gula saat puasa dan Lebaran di Indonesia. Hal ini dinilai bisa berdampak pada kondisi fisik pemain jika tidak dikontrol.
















































