jatim.jpnn.com, BLITAR - Aparat Polres Blitar menyelidiki dentuman keras diduga ledakan bubuk mercon di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang warga mengalami luka serius.
Kapolsek Udanawu AKP Ahmad Rochan mengatakan pihaknya menerima laporan adanya suara ledakan keras dari area mushala.
"Setelah kami menerima laporan langsung datangi tempat kejadian perkara dan betul ada dua korban yang langsung kami larikan ke rumah sakit," ujar Ahmad, Selasa (18/3).
Dua korban diketahui berinisial MAP (16) dan MZ (19), warga Kabupaten Kediri. Keduanya mengalami luka cukup parah dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit di wilayah Srengat, Blitar.
Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada mushala, terutama di bagian plafon belakang yang hancur, serta pintu, kaca, dan meja mengaji yang rusak.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.
Dari keterangan awal, tercium bau menyengat bubuk mercon dan asap pekat sempat memenuhi area mushala usai kejadian.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya selongsong petasan berdiameter 4 hingga 8 sentimeter, obeng, serta gulungan kertas yang diduga digunakan untuk mercon.





















.jpeg)



























