jateng.jpnn.com, CILACAP - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, kembali bertambah.
Tim SAR menemukan dua jenazah pada hari keempat operasi pencarian, Minggu (16/11), di tengah medan yang makin berat dan cuaca tak menentu.
Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap Muhammad Abdullah mengatakan temuan terbaru adalah jenazah Diah Ramadani (17) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Worksite A-1 pukul 14.58 WIB.
“Korban atas nama Diah Ramadani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Worksite A-1 pada pukul 14.58 WIB,” ujar Abdullah selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di lokasi pencarian, Minggu petang.
Beberapa jam sebelumnya, tim juga menemukan jenazah Kasrinah (47) di Worksite A-2 pukul 12.03 WIB.
Dengan temuan dua korban tersebut, total warga yang meninggal dunia kini mencapai 13 orang, sementara 10 korban lain masih hilang dan terus dalam pencarian.
Seakan mempertegas betapa dahsyatnya dampak longsor ini, tim SAR juga menemukan dua bagian tubuh manusia di dua titik berbeda. Temuan pertama terjadi di Worksite A-1 pada 15.10 WIB, dan disusul temuan kedua di Worksite B-1 pada 15.05 WIB.
“Penemuan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur tim di lapangan, meskipun medan cukup sulit dan kondisi cuaca tidak menentu,” kata Abdullah.






.jpeg)












































