jatim.jpnn.com, MALANG - Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkap alasan timnya bermain bertahan saat menahan imbang Malut United 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4).
Menurut dia, taktik low block atau menumpuk pemain di lini pertahanan diterapkan karena banyak pemain inti absen.
"Kami meminta tim untuk menahan dahulu," kata Marcos seusai pertandingan.
Sejumlah pemain kunci Arema tidak tampil, di antaranya Dalberto Luan, Pablo Oliveira, dan Matheus Balde yang terkena sanksi kartu merah.
Selain itu, Betinho Filho dan Joel Vinicius absen karena akumulasi kartu kuning, serta Wallison Maia yang masih cedera.
Kondisi tersebut memaksa Arema mengandalkan strategi bertahan dalam yang dipadukan dengan serangan balik cepat, apalagi Malut United tampil dengan kekuatan penuh, termasuk lini depan yang dihuni David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino.
Marcos mengakui laga berjalan sulit, namun tetap optimistis timnya mampu bersaing di papan atas klasemen.
Dengan delapan laga tersisa, Arema FC bertekad memaksimalkan poin, termasuk saat menghadapi Persib Bandung dan laga Derbi Jatim melawan Persebaya Surabaya.

















































