bali.jpnn.com, DENPASAR - Nasib Tol Gilimanuk – Mengwi seperti tak ada ujungnya.
Sejak groundbreaking pada 10 September 2022 di Desa Pekutatan, Jembrana, tetapi sampai sekarang proyek fisiknya tak kunjung terealisasi.
Proyek ini mangkrak karena investor utama mundur, financial close tidak tercapai.
Update terbaru, Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Wayan Koster memberikan sinyal proyek ini akan dilelang ulang pada 2026.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengirimkan sinyal yang sama.
Lelang ulang ini menjadi bagian dari penataan ulang skema proyek guna meningkatkan kelayakan finansial serta menarik minat badan usaha membangun tol Gilimanuk – Mengwi.
“Proses lelang ulang ini memasuki tahap penyusunan dokumen readiness criteria,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian dalam pernyataan resminya.
Menurut Wilan, tahap ini sangat penting untuk mempersiapkan proses lelang Tol Gilimanuk – Mengwi lebih matang dan terukur serta bisa menarik minat investor.
















































