Melanjutkan Sejarah di Rock In Solo 2025

2 hours ago 17

Melanjutkan Sejarah di Rock In Solo 2025

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mayhem, band black metal veteran asal Oslo, Norwegia, saat beraksi dalam Rock In Solo 2025 di Benteng Vastenburg, Solo pada Minggu (23/11). Foto: Dedi Yondra / JPNN.com

jpnn.com, SOLO - Festival musik, Rock In Solo 2025 sukses diselenggarakan di Benteng Vastenburg, Solo pada Sabtu (22/11) dan Minggu (23/11). Beragam sejarah tercipta dalam festival yang memasuki tahun ke-21 tersebut. Para bintang tamu yang luar biasa, hingga penggemar yang selalu setia.

Pukau Mayhem

Band black metal veteran asal Oslo, Norwegia, Mayhem, mencatatkan sejarah di Rock In Solo 2025. Ini merupakan penampilan kedua Mayhem di Indonesia, setelah pernah beraksi di Jakarta pada 2015 silam.

Sepuluh tahun berselang, Mayhem akhirnya kembali ke Indonesia. Kedatangan Attila Csihar dan kawan-kawan sangat spesial karena menjadi bagian dari perayaan 40 tahun Mayhem.

Dalam Rock In Solo 2025, Mayhem mengawali kemunculan dengan memutar video dokumenter perjalanan karier. Video kenangan para personel terdahulu diperlihatkan, lengkap dengan cuplikan yang jarang dipublikasi.

Mayhem kemudian mulai menyelimuti Rock In Solo 2025 dengan kegelapan. Lagu-lagu yang dibawakan sebagai pembuka yakni Malum, Bad Blood, Milab, Psywar, Illuminate, Chimera.

Ribuan metalhead yang memadati Rock In Solo 2025 dibuat terpukau oleh Mayhem. Suara-suara kegelapan bercampur dengan aksi panggung yang teaterikal. Wajar penonton terpaku melihat keganasan Mayhem di atas panggung.

Mayhem kemudian menyuguhkan My Death, Crystalized, Ancient Skin, Simbols, Freezing Moon, Life Eternal, dan DMDS. Sang vokalis, Attila Csihar sempat berganti wadrobe untuk menunjang penampilan.

Festival musik, Rock In Solo 2025 sukses diselenggarakan di Benteng Vastenburg, Solo pada Sabtu (22/11) dan Minggu (23/11).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |