jpnn.com, JAKARTA - Selama lebih dari tiga dekade mengabdi di kilang Pertamina, Suhur, seorang Perwira Pekerja Pertamina di Refinery Unit VI Balongan, telah berkali-kali melewati Idulfitri jauh dari keluarga.
Ketika sebagian besar masyarakat berkumpul merayakan hari kemenangan, Suhur justru berada di ruang panel kontrol kilang, memantau proses pengolahan energi agar tetap berjalan aman dan andal demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Tidak ikut Lebaran, tidak masalah. Selama itu untuk menjaga keberlanjutan energi, sehingga keberadaan kami ini bermanfaat untuk rakyat Indonesia,” kata Suhur di ruang kontrol fasilitas kilang Balongan.
Bagi Suhur, kilang Balongan bukan sekadar tempat bekerja.
Dia memulai perjalanan kariernya di fasilitas tersebut pada 1993, bersamaan dengan awal operasional kilang.
Sejak saat itu, bersama rekan-rekannya, Suhur turut menjaga setiap tahapan proses pengolahan minyak mentah hingga menjadi berbagai produk bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan serta mendukung aktivitas industri di berbagai wilayah.
Suhur merupakan satu dari ribuan Perwira Pertamina yang setiap tahun mengambil bagian dalam Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026/1447 H.
Melalui pengawasan operasional yang berlangsung tanpa henti, para pekerja kilang memastikan pengolahan energi tetap berjalan selama periode Ramadan hingga Idulfitri, saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.




















































