jpnn.com - Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya kolaborasi sebagai wujud kepercayaan terhadap kualitas kreator Indonesia.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman untuk pengembangan dua kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) Indonesia di acara JAFF Market 2025 pada Sabtu (29/11).
Menurut pria berusia 53 tahun itu, kerja sama menjadi langkah konkret dalam mempercepat penguatan IP nasional menuju tahap produksi lanjutan.
"Penandatanganan MoU ini menunjukkan bahwa IP Indonesia memiliki daya saing dan siap berkembang menjadi karya audiovisual bernilai tinggi," kata Riefky.
Adapun penandatanganan MoU ini melibatkan Tikam Samurai dengan BushiBros serta Locust bersama LMN VFX.
"Kami berharap kolaborasi semacam ini terus diperluas agar semakin banyak IP nasional memasuki pasar internasional," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, ia juga mengapresiasi konsistensi JAFF Market yang mengasistensi IP lokal untuk naik kelas.
"JAFF Market bukan sekadar ruang temu, tetapi jembatan kolaborasi yang memperkuat jalur adaptasi IP menjadi film dan serial," katanya.






















































