bali.jpnn.com, TABANAN - Nuanu Creative City bertransformasi menjadi titik temu budaya yang dinamis selama 10 hari mulai 20 hingga 29 Maret 2026.
Bertajuk Nuanu Cultural Week, acara ini mengajak ribuan pengunjung untuk menyelami kekayaan tradisi Indonesia secara langsung dan partisipatif.
Momen ini terasa spesial karena bertepatan dengan perayaan Lebaran, di mana semangat kebersamaan terasa begitu kuat.
Pengunjung tidak hanya disuguhi estetika magis Gamelan dan Kecak, tetapi juga syahdunya lantunan Qasidah dan Hadrah.
Keberagaman ini menciptakan ruang di mana berbagai tradisi saling melengkapi, memberikan pengalaman berkesan bagi keluarga, warga lokal, maupun turis mancanegara yang tengah menikmati liburan mereka di Bali.
“Nuanu Cultural Week kami rancang sebagai ruang di mana budaya tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dialami dan dibagikan,” ujar Brand and Communications Director Nuanu Creative City Ida Ayu Astari Prada.
“Di momen seperti Lebaran, ketika banyak orang berkumpul dan bepergian, kami melihat pentingnya menghadirkan ruang yang dapat menghubungkan berbagai latar belakang melalui pengalaman yang berakar pada budaya,” imbuhnya.

















































