Ojol Curhat Banyak Penumpang Ogah Pakai Helm, Ini Alasannya

4 hours ago 26

Ojol Curhat Banyak Penumpang Ogah Pakai Helm, Ini Alasannya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono saat bertemu dengan driver ojek online atau ojol di Kabupaten Bandung, Rabu (11/2). Foto: Dok. Polda Jabar

jpnn.com, BANDUNG - Sejumlah pengemudi ojek online alias ojol di Bandung Raya mengeluhkan perilaku penumpang yang enggan menggunakan helm saat berkendara.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dalam kegiatan penyerapan aspirasi yang digelar Korps Lalu Lintas Polri bersama komunitas Polri.

Keluhan paling banyak disampaikan terkait penumpang yang menolak memakai helm dengan berbagai alasan, mulai dari jarak perjalanan yang dekat hingga takut rambut rusak,

Dari hasil dialog, ojol menyebut penumpang yang paling sering menolak pakai helm disebut mayoritas perempuan dan remaja.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari program rutin kepolisian untuk bersinergi dengan pengemudi ojol di wilayah masing-masing.

Kegiatan bertujuan menyerap aspirasi sekaligus meningkatkan keselamatan berlalu lintas bagi para pengemudi dan penumpang ojol.

"Ini kegiatan kami mengimplementasikan, menjabarkan, dan meneruskan kegiatan yang sudah dicanangkan sebelumnya. Korlantas sendiri punya program Korlantas Penyampai, dan kegiatan seperti ini rutin kami lakukan, minimal dua sampai tiga kali dalam seminggu," kata Kombes Pol Raydian saat ditemui di Kabupaten Bandung, Rabu (11/2/2026).

Dalam dialog tersebut, para pengemudi ojol menyampaikan dilema yang kerap dihadapi di lapangan.

Sejumlah driver ojol di Bandung Raya, mengeluhkan perilaku penumpang yang menolak menggunakan helm saat berkendara. Alasannya begini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |