jpnn.com, JAKARTA - Platform pertukaran kripto global, OKX, resmi meluncurkan Equity Perpetual Contracts (Equity Perps) secara bertahap mulai Rabu (25/2).
Inovasi ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak derivatif berbasis saham global selama 24 jam penuh dalam seminggu melalui satu Unified Account.
Langkah ini diambil untuk menjawab meningkatnya minat terhadap Real-World Assets (RWA) dan mempercepat konvergensi antara teknologi kripto dengan pasar keuangan tradisional (TradFi).
Berbeda dengan pasar saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas, Equity Perps OKX menawarkan fleksibilitas bagi investor untuk merespons dinamika pasar kapan saja, termasuk saat akhir pekan.
Peluncuran dilakukan dalam tiga tahap guna menjaga stabilitas likuiditas: Batch 1 (25 Feb): HOOD, TSLA, MSTR, Batch 2 (26 Feb): INTC, PLTR, AMZN, COIN, CRCL, dan Batch 3 (2 Maret): NVDA, AAPL, META, GOOGL, MSFT, serta ETF indeks QQQ dan SPY.
Ferry, Regional Growth Manager OKX Wallet, menjelaskan bahwa arsitektur Unified Account menjadi keunggulan utama produk ini.
"Pengguna dapat mengelola seluruh aset dalam satu margin pool, menggunakan saldo Earn sebagai kolateral, dan tetap menjaga efisiensi modal secara maksimal," ujarnya.
Sistem cross-margining pada akun ini memungkinkan seluruh portofolio aset pengguna menjadi jaminan posisi, sehingga meminimalisir risiko likuidasi.




















































