jatim.jpnn.com, SURABAYA - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 resmi berakhir setelah kloter terakhir jemaah Indonesia tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (1/7).
Meski seluruh proses pemulangan telah rampung, masih ada 60 jemaah Indonesia yang tertinggal di Arab Saudi karena menjalani perawatan di rumah sakit.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan, penutupan operasional haji ditandai dengan tibanya kloter terakhir dari Embarkasi Ujung Pandang.
“Dengan demikian maka operasional haji di seluruh Indonesia saya nyatakan selesai. Dan kami akan segera menyiapkan operasional haji untuk tahun 2027,” ujar Irfan saat di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Rabu (1/7).
Meski operasional resmi ditutup, Kementerian Haji memastikan pelayanan terhadap puluhan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi tetap berjalan.
Dari total 60 jemaah tersebut, tujuh orang dirawat di Jeddah, 31 orang di Madinah, dan 22 orang di Makkah.
Pemerintah juga tetap menempatkan tim di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi para jemaah serta menjalin komunikasi dengan keluarga mereka di Indonesia.
“Kami akan selalu berkomunikasi dengan keluarga karena kami masih meninggalkan beberapa tim untuk memantau perkembangan kesehatan mereka di sana,” katanya.


















































