Kelompok Pembudidaya Ikan memanen ikan kerapu cantang yang mereka budidayakan di Pulau Kelapa Dua. Foto: Pemkab Kepulauan Seribu
KabarJakarta.com – Harapan baru tumbuh dari perairan Kepulauan Seribu. Sejumlah warga Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, berhasil memanen ikan kerapu cantang melalui usaha budi daya yang mereka jalankan secara berkelompok.
Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mandiri berhasil menghasilkan sekitar 459 kilogram ikan kerapu cantang atau setara dengan kurang lebih 500 ekor. Hasil panen tersebut menjadi tanda bahwa usaha budi daya yang dikembangkan masyarakat pesisir mulai menunjukkan hasil.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu melihat keberhasilan tersebut sebagai peluang untuk terus memperkuat usaha perikanan masyarakat. Pemerintah daerah pun berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan kepada kelompok pembudidaya ikan.
“Kami akan terus mendorong pengembangan usaha budi daya perikanan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok pembudidaya ikan,” kata Gama Eka Anantha, Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8).
Menurut Gama, keberhasilan Pokdakan Mandiri dalam memanen ratusan kilogram kerapu cantang menunjukkan kegiatan budi daya dapat menjadi salah satu pilihan usaha bagi masyarakat kepulauan. Selain memanfaatkan potensi laut, kegiatan tersebut juga berpeluang menambah pendapatan anggota kelompok.
“Kami berharap hasil saat ini dapat terus ditingkatkan, sehingga memberi manfaat ekonomi bagi anggota kelompok,” ujarnya.
Bagi masyarakat pesisir, budi daya ikan tidak hanya berkaitan dengan produksi. Jika dikelola secara konsisten, usaha tersebut dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga.
Karena itu, keberhasilan panen kerapu cantang di Pulau Kelapa Dua diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian satu kelompok. Pemerintah ingin hasil tersebut menjadi contoh bahwa potensi sumber daya kelautan dapat dikelola secara produktif dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Ini akan meningkatkan kemandirian ekonomi dari masyarakat pesisir di Kepulauan Seribu,” kata Gama.
Dukungan juga datang dari Kelurahan Pulau Kelapa. Lurah Pulau Kelapa Muhammad Adriansyah menilai keberhasilan Pokdakan Mandiri memperlihatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi kelautan yang ada di sekitar mereka.
Menurut dia, hasil panen tersebut dapat menjadi pemicu bagi warga lain untuk mulai melihat budi daya perikanan sebagai peluang usaha yang menjanjikan, sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan.
“Semoga hasil panen ini menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya dalam mengembangkan usaha perikanan yang produktif dan berkelanjutan,” papar Adriansyah.
Panen 459 kilogram kerapu cantang itu akhirnya bukan sekadar soal jumlah ikan yang berhasil dihasilkan. Di baliknya ada upaya warga untuk membangun usaha dari potensi laut yang mereka miliki.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, budi daya perikanan di Kepulauan Seribu diharapkan semakin berkembang dan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.

3 hours ago
15

















































