jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kekompakan pasangan suami istri seharusnya menjadi modal untuk membangun keluarga yang harmonis.
Namun, hal berbeda justru ditunjukkan MF (28) dan istrinya, RNF (21), yang kompak menjalankan aksi pencurian sepeda motor dengan modus menipu korbannya.
Aksi keduanya terungkap setelah membawa kabur sepeda motor Honda Stylo milik Abdul Karim (19), warga Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Gembong Tebasan, Surabaya, pada Minggu (17/5) pagi.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan pasangan tersebut berbagi peran untuk meyakinkan korban. Mulanya, mereka mendatangi Abdul yang saat itu sedang bersama temannya untuk berbelanja pakaian.
“Kedua pelaku mengaku sedang mencari pengendara motor yang menabrak anggota keluarganya. Mereka kemudian mendekati korban karena sepeda motor yang digunakan dianggap mirip dengan kendaraan yang dicari,” ujar Hadi, Selasa (16/6).
Dalam menjalankan aksinya, MF bertugas membujuk korban agar ikut dengannya menggunakan sepeda motor yang dibawanya. Sementara RNF tetap berada di lokasi untuk menemani teman korban dan menghilangkan kecurigaan.
Setelah korban berhasil dipisahkan dari sepeda motornya, keduanya kembali melanjutkan peran masing-masing.
MF kembali ke lokasi tanpa korban, sedangkan RNF membawa kabur motor Honda Stylo milik Abdul. Modus tersebut membuat korban dan temannya tidak langsung menyadari bahwa mereka telah menjadi sasaran kejahatan. Baru setelah keduanya ditinggalkan di lokasi berbeda, mereka menyadari sepeda motor telah raib.



















































