Pelatih Persebaya Kecewa Berat, Bilang Pemainnya Membawa Bola seperti Tukang Pos

4 hours ago 16

Pelatih Persebaya Kecewa Berat, Bilang Pemainnya Membawa Bola seperti Tukang Pos

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (tengah) memberikan instruksi kepada timnya saat berlaga melawan Dewa United saat pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026, di Stadion GBT Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam. Foto: ANTARA/Rizal Hanafi

jpnn.com - SURABAYA – Pertandingan Persebaya vs Dewa United sebagai laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBT Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam, berakhir dengan skor imbang 1-1.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares kecewa timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

“Kami hanya meraih satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Ini artinya kami harus bekerja lebih keras lagi,” kata Tavares dalam konferensi pers setelah pertandingan di Surabaya, Jawa Timur, beberapa jam lalu.

Pelatih asal Portugal itu menilai hasil tersebut merugikan Persebaya karena unggul jumlah pemain sejak awal babak kedua.

Tavares juga menyoroti penurunan kecepatan sirkulasi bola pada babak kedua sehingga Persebaya kesulitan membongkar pertahanan Dewa United.

“Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos,” ujarnya.

Menurut Tavares, lambatnya aliran bola membuat lini belakang lawan memiliki cukup waktu untuk menutup ruang.

Kapten Persebaya Bruno Moreira mengakui hasil imbang tidak sesuai harapan tim dan pendukung.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares kecewa lantaran timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat melawan Dewa United.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |