Pembuang Bayi di Toilet Kereta Sancaka Ditangkap, Ternyata Hasil Hubungan Gelap

3 days ago 2

Sabtu, 11 Juli 2026 – 10:16 WIB

Pembuang Bayi di Toilet Kereta Sancaka Ditangkap, Ternyata Hasil Hubungan Gelap - JPNN.com Jateng

Kereta Api Sancaka tujuan Yogyakarta-Surabaya Gubeng. FOTO: Humas KAI.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Polisi menetapkan sepasang kekasih sebagai tersangka kasus penelantaran bayi yang ditemukan di toilet eksekutif Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya. Bayi berusia empat hari tersebut diketahui merupakan hasil hubungan di luar pernikahan kedua tersangka.

Wakapolresta Surakarta Kombes Sigit mengatakan, tersangka laki-laki berinisial HDP (31), warga Banyumas, sedangkan tersangka perempuan berinisial NIZ (25), warga Tegal Timur.

“Kasus penelantaran anak bayi dengan korban bayi berumur 4 hari,” kata Kombes Sigit, Jumat (10/7).

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua tersangka sempat kebingungan dengan lahirnya bayi tersebut. Keduanya juga sempat menitipkan ke panti asuhan.

Karena bingung itu, keduanya naik KRL. Mereka kemudian turun di Stasiun Klaten dan melihat Kereta Api Sancaka yang sedang berhenti. Keduanya masuk ke dalam kereta, lalu meninggalkan bayi tersebut di toilet eksekutif sebelum turun dan menuju Yogyakarta.

Dari hasil pemeriksaan, HDP dan NIZ diketahui berpacaran hingga melakukan hubungan layaknya suami istri yang menyebabkan NIZ hamil.

“Kemudian NIZ hamil besar. Pada 1 Juli 2026 melahirkan anak di rumahnya sendiri secara mandiri,” ujarnya.

Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Selanjutnya, bayi akan mendapat pendampingan dan penanganan dari Dinas Sosial Kota Surakarta.

Hasil hubungan gelap membuat pelaku nekat membuang bayinya di toilet Kereta Api Sancaka tujuan Yogyakarta-Surabaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |