jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk memperbaiki dan menata Pasar Serang di Kecamatan Cikarang Selatan.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan pasar tradisional memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen terus melakukan pembenahan fasilitas publik, termasuk Pasar Serang Cikarang.
"Pasar tradisional merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat. Melalui perbaikan dan penataan Pasar Serang Cikarang, kami ingin menghadirkan lingkungan pasar yang lebih nyaman, bersih, dan tertata sehingga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja serta mendukung aktivitas para pedagang," kata Asep.
Menurutnya, penataan pasar juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih representatif sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah berkembangnya pusat-pusat perbelanjaan modern.
Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, menyebutkan bahwa revitalisasi Pasar Serang Cikarang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026.
"Pada APBD tahun ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk perbaikan dan penataan Pasar Serang Cikarang. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja," ujarnya.


















































