jabar.jpnn.com, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mulai menerapkan sistem manajemen talenta dalam proses pengisian empat jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih kosong.
Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Menurut dia, pengisian jabatan eselon II tidak lagi dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding sebagaimana yang diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Langkah tersebut diambil setelah kami memiliki sistem manajemen talenta berbasis digital yang mampu memetakan potensi dan kinerja para pejabat secara terukur,” kata Ikin di Majalengka, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa sistem tersebut memungkinkan pemerintah daerah memetakan ASN yang memenuhi syarat berdasarkan rekam jejak, kompetensi, serta capaian kinerja yang telah terdokumentasi secara sistematis.
Dengan adanya pemetaan tersebut, proses penentuan kandidat dinilai lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Melalui sistem ini, potensi dan kinerja pejabat yang kami miliki sudah dipetakan dan tersistem dengan baik,” ujarnya.
Ikin mengatakan BKPSDM juga telah melaksanakan uji kompetensi teknis terhadap para pejabat yang menempati peringkat tertinggi dalam hasil pemetaan manajemen talenta.

















































