jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengatakan siap menerapkan work from home (WFH) sehari dalam sepekan.
Namun, Pemkot masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang Joko Hartono mengatakan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan tersebut.
“Saya kira demikian (mengikuti WFH sehari dalam sepekan, red) karena itu perintah presiden, kami ikuti,” ujar Joko di Balai Kota Semarang, Senin (30/3).
Menurutnya, karakter pekerjaan di lingkungan pemerintah daerah sebagian besar menuntut kehadiran fisik, karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan penerapan WFH untuk jenis pekerjaan tertentu.
Namun, implementasinya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
“Kami menunggu seperti apa kebijakan dari Kemendagri untuk WFH ini. Yang jelas, untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan kehadiran fisik tetap harus hadir secara langsung,” ujarnya.




















































