Pengamat: 94% Masyarakat Puas, Operasi Ketupat 2026 Mampu Tekan Angka Kecelakaan

4 hours ago 16

 94% Masyarakat Puas, Operasi Ketupat 2026 Mampu Tekan Angka Kecelakaan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 oleh Korlantas Polri. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat perlindungan konsumen dan kebijakan publik Tulus Abadi menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka kecelakaan hingga 30 persen serta mencatat tingkat kepuasan masyarakat mencapai 94 persen.

Menurut Tulus, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai kebijakan yang diterapkan Korlantas Polri selama pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

"Operasi Ketupat tahun saya kira sudah telah mengeluarkan instrumen instrumen yang sangat membantu untuk mengkontruksikan arus mudik berjalan lancar dan selamat," kata Tulus saat Audiensi Evaluasi Operasi Ketupat 2026 pada Kamis (2/4).

Dia mengatakan hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi menjadi indikator bahwa pengamanan dan pelayanan kepada pemudik berjalan efektif.

"Dari survei menunjukan dari 94 persen masyarakat puas dengan operasi ketupat yang ini harus dijaga dan terus ditingkatkan," tegasnya.

Selain itu, efektivitas rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah atau one way yang dinilai sangat membantu kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.

"Menurunkan tingkat kecelakaan hingga mencapai angka 30 persen dan kemudian instrumen one way itu sangat membantu, ke depan kebijakan ini dinilai sangat membantu sehingga ke depannya direncanakan untuk menjadi kebijakan permanen sehingga diupgrade petunjuk arah perambuan di jalan tol," ungkap Tulus.

Tulus berharap tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat dapat terus dipertahankan agar perjalanan mudik ke depan makin aman dan nyaman. (cuy/jpnn)


Berdasar hasil survei diketahui 94 persen merasa puas dengan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |