Penganiayaan Berujung Pembunuhan dan Pembakaran Kos di Nganjuk, Ini Temuan Polisi

4 hours ago 21

Sabtu, 29 November 2025 – 16:13 WIB

Penganiayaan Berujung Pembunuhan dan Pembakaran Kos di Nganjuk, Ini Temuan Polisi - JPNN.com Jatim

Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak di Nganjuk, Jawa Timur. ANTARA/ HO-Polres Nganjuk

jatim.jpnn.com, NGANJUK - Polres Nganjuk masih mendalami keterkaitan antara pelaku dan dua korban pembunuhan yang merupakan keluarga anggota polisi di Kabupaten Nganjuk.

Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Supriyanto mengatakan penyidik belum bisa membeberkan hubungan pelaku dan korban secara detail.

“Untuk hubungan teman dekat masih dalam pendalaman, belum bisa dijelaskan karena masih proses,” ujar Supriyanto, Jumat (28/11).

Polisi juga menyelidiki kemungkinan ada pelaku lain. Hingga kini, baru satu orang yang ditangkap, yakni DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.

Supriyanto menambahkan, dugaan sementara motif pembunuhan dipicu sakit hati. Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan.

Kasus penganiayaan yang berujung pembunuhan dan pembakaran kamar indekos itu terjadi pada Selasa (25/11) malam di Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk. Kejadian terungkap setelah warga melaporkan dugaan penganiayaan disertai pembakaran.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan tiga korban. Dua di antaranya, EN (41) dan anaknya EJ (22), meninggal dunia dengan luka tusuk. Satu korban lain, ED (18), berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Ketiganya merupakan warga Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kediri. Mereka adalah keluarga anggota polisi yang bertugas di salah satu polsek di Kabupaten Nganjuk.

Polisi mendalami hubungan pelaku dan korban pembunuhan satu keluarga di Nganjuk.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |