bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Bali Cahyo Nugroho menjelaskan pihaknya memegang peran strategis sebagai salah satu pusat layanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) paling krusial di Indonesia.
Hal ini lantaran Bali sebagai sentra pariwisata internasional.
Wilayah kerja Bawil III Bali sangat luas, mencakup Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, yang mengoordinasi 50 Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Tidak kalah penting, peran sentral Pusat Gempabumi Regional (PGR) III Bali memiliki peran krusial sebagai redundancy dari Pusat Gempabumi Nasional (PGN) di Jakarta.
“Fungsi ini memastikan keberlanjutan informasi gempabumi dan tsunami nasional apabila terjadi gangguan pada pusat utama.
Komitmen terhadap mutu layanan dibuktikan dengan perolehan Sertifikasi ISO 9001:2015 oleh PGR III,” ujar Cahyo Nugroho saat mendampingi Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Geofisika Denpasar, Jumat (28/11) lalu.
Bawil III juga terlibat dalam inovasi digital dan kerja sama internasional, seperti menginstalasi empat unit AWS di Timor Leste.
Bawil III juga memiliki SDM yang kompeten, struktur manajemen yang adaptif, serta layanan yang tersertifikasi ISO 9001:2015 dan LK-437-IDN untuk Lab Kalibrasi.



















































