Perempuan dan Peran Politik di Mata Senator Lia Istifhama

3 hours ago 14

Perempuan dan Peran Politik di Mata Senator Lia Istifhama

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Senator Lia Istifhama. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Setiap masa memiliki identitas tersendiri. Tak terkecuali di era Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2024-2029 yang saat ini dimimpin oleh Sultan Baktiar Najamudin sebagai Ketua DPD RI, serta para wakil Ketua, yaitu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung.

Ada banyak wajah baru dari 152 senator DPD RI. Semuanya hebat, semuanya memiliki kecerdasan intelektual masing-masing.

Namun saat kita tarik pada pengejawantahan sosok Kartini, maka kita tidak bisa menafikan hadirnya wajah baru Politisi Perempuan yang berhasil memadupadankan kecerdasan dan kepedulian pada Keberlangsungan Bangsa.

Dia adalah Dr. Lia Istifhama atau ning Lia, tokoh politik milenial asal Jawa Timur yang dikenal sangat aktif dan vokal bersuara di tengah ruang publik dan digital.

Merespons isu-isu terkini dengan gaya bahasa yang komunikatif dan mudah diterima semua kalangan.

Sekilas tampak sederhana, namun ia sangat bersahaja. Sekilas tampak lugas dan normatif, namun ternyata ia mampu menyampaikan pemikirannya dengan sistematis, rasional, dan tentu intelektual.

Dengan senyum khas, orang mungkin saja tidak akan merasa sakit karena digigit meski yang ia suarakan adalah kritikan atau sorotan tajam. Dalam berbagai forum, ia pun secara gamblang menyebut dirinya sosok yang sangat Idealis.

Bukan tanpa alasan, ia ternyata menyebut sosok Kartini sebagai inspirasi lahirnya pemikiran idealisme dalam dirinya.

Senator Lia Istifhama atau Ning Lia, tokoh politik milenial asal Jawa Timur yang dikenal sangat aktif dan vokal bersuara di tengah ruang publik dan digital.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |