jpnn.com, JAKARTA - Kehilangan pekerjaan merupakan situasi yang berat bagi banyak orang.
Selain kehilangan sumber pendapatan, pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) juga harus mencari jalan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup hariannya.
Berdagang kecil-kecilan sering dianggap sebagai jalan keluar, namun keterbatasan modal dan kurangnya pengalaman dagang sering kali menjadi kendala, salah satunya dialami Rahmadi (30).
Sebagai seorang duda yang menjadi tulang punggung keluarga, Rahmadi harus menghadapi masa sulit setelah kehilangan pekerjaan dan menjadi korban PHK.
Di tengah keterbatasan kesempatan kerja dan kebutuhan keluarga yang terus berjalan, Rahmadi berusaha mencari berbagai cara agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Peluang itu datang ketika Rahmadi bergabung dalam Program UMiMAX dan mendapatkan dukungan untuk menjalankan usaha warung kopi atau warkop.
Perlahan, usaha yang dijalankannya mulai berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang lebih stabil.
Saat ini, usaha Rahmadi mencatat omzet sekitar Rp 1,9 juta per minggu.





















































