jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar pada Selasa (24/2) untuk memantau pergerakan harga komoditas pangan utama, khususnya beras dan minyak goreng. Langkah ini diambil guna menjamin stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita terpantau stabil dan sesuai dengan koridor yang ditetapkan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi menegaskan bahwa monitoring harga dilakukan secara berkala.
Menurut Dedi, rata-rata harga beras medium di wilayah DIY berada di angka Rp 13.245 per kilogram dan Minyakita Rp 15.560.
"Kami terus melakukan monitoring harga di pasar untuk memastikan harga pangan tetap terkendali, terutama menjelang HBKN Idulfitri. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok yang dikuasai Bulog sangat mencukupi," tegas Dedi.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Bulog mengintensifkan sinergi dengan pemerintah daerah guna mencegah adanya spekulasi harga maupun gangguan pada rantai distribusi.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani menambahkan bahwa ketahanan pangan di wilayahnya berada dalam kondisi yang sangat aman.
“Untuk ketahanan pangan, masih pada rentang waktu satu setengah sampai dua bulan ke depan,” kata Vero.

















































